Pages

Senin, 04 Januari 2016

Semangat Ilham Tak Pernah Putus

Yang ini namanya Ilham Fazri Sofian. Usianya 5 tahun, asal Loji, Karawang. Meski ginjal kirinya tak berfungsi dan butuh dioperasi, namun bocah ini seperti tak mengenal kata sakit. Dia tetap aktif berlarian ke sana ke mari, sambil membawa tas kecil berisi kantong urine.

IMG-20160103-WA0007

Ya, Ilham memang harus rutin mengeluarkan cairan dalam ginjalnya, salah satunya melalui urine. Oleh sebab itu dia selalu membawa tas kecil tersebut untuk memudahkan mengeluarkan cairan tersebut.

Kondisi Ilham yang tidak normal mulai diketahui saat usianya baru 9 bulan. Saat itu ada benjolan di bagian kiri tubuhnya. Perutnya pun membesar. Ilham pun langsung dibawa ke dokter. Kala itu, dia sudah ketahuan menderita ginjal, dan sempat menjalani pengobatan.

Tahun 2012, karena menjalani proses pengobatan yang terus-menerus, kondisi keuangan keluarga Ilham pun memburuk. Pengobatan pun dihentikan. Saat itu, kondisi Ilham sesungguhnya juga sudah membaik. Dia tak pernah kambuh lagi. Namun pada 2015, perutnya lagi-lagi membesar.

Saat dibawa ke dokter, ternyata hasil pemeriksaan menunjukkan kalau kondisi Ilham sudah parah. Dia harus segera dioperasi ke Jakarta. Maka diboyonglah Ilham oleh ayah dan ibunya ke RSCM. Sekarang, Ilham sedang menunggu jalan operasinya.

Ilham dan mama tercinta
Ilham dan mama tercinta

Dibawanya Ilham ke Jakarta bukan berarti keluarganya sudah memiliki uang untuk operasi. Selain dibiayai BPJS, untuk ke Jakarta, keluarga ini harus berutang banyak pada tetangga mereka. Ini karena ayah Ilham sudah tak lagi memiliki pekerjaan tetap. Dia hanya bekerja serabutan. Kebanyakan menjadi tukang ojek.

Dulu, ayah Ilham bekerja sebagai buruh bangunan. Namun pada 2014, beliau mengalami kecelakaan kerja yang cukup parah. Tubuhnya tertimpa beton hingga rusuknya patah. Ini mengakibatkan beliau tak bisa lagi melakukan pekerjaan fisik yang berat.

“Sekarang jadi agak susah kalau mau mencari pekerjaan. Saya cari-cari belum dapat,” ujarnya tertunduk.

Semoga, pertolongan untuk Ilham dan keluarganya segera datang.

source : http://rumah-harapan.com/semangat-ilham-tak-putus

Ammar yang Kuat

Kalau ada adik dampingan kami yang tergolong kuat melawan penyakitnya, salah satunya pasti Muammar Ramadan. Ammar –begitu dia biasa disapa- adalah penderita TOF atau penyakit jantung bawaan sejak lahir.

Ammar, kini 12 tahun dan asli Bireuen, Aceh, diketahui menderita kelainan jantung saat berusia 5 tahun. Saat itu, kalau sudah letih, tubuh Ammar akan membiru. Dia bahkan sampai tidak bisa berjalan. Meski sudah jelas gejalanya, namun Ammar tidak menjalani perawatan memadai karena keterbatasan biaya.

Ammar saat pertama kali datang ke Rumah Harapan VCF.
Ammar saat pertama kali datang ke Rumah Harapan VCF.

Ayah Ammar memang hanya penjual tempe di pasar tradisional. Meski bisa menghasilkan uang kurang lebih Rp300 ribu dalam sehari, namun uang yang dibawa pulang ke rumah hanya Rp50 ribu. Itu karena selebihnya diberikan kepada pembuat tempe yang dijual ayah Ammar.

Karena tak memiliki biaya itulah, akhirnya Ammar harus menyiasati dan sadar akan kondisi jantungnya yang tidak baik. Dia sangat menjaga agar tubuhnya tidak mudah capek. “Kalau sudah capek dan badannya membiru, dia saya suruh jongkok sampai normal lagi,” kata ayah Ammar, Pak Effendi Ismail.

Meski begitu, siasat Ammar tersebut tak selamanya berhasil. Tahun 2014, saat Ammar kelas 5 SD, tubuh Ammar kembali membiru. Dia tidak bisa berjalan. Tidak bisa beraktivitas. Dan kali ini kondisinya semakin memburuk. Mau tak mau, ayah Ammar akhirnya membawa Ammar ke dokter. Hasilnya, Ammar harus segera dioperasi. Kalau tidak, nyawanya bisa melayang kapan pun.

Akhirnya, Ammar pun dibawa ke RSCM di Jakarta. Lagi-lagi, karena minim dana, ayah Ammar terpaksa tinggal di rumah sakit selama Ammar menjalani pengobatan. Tidur seadanya pun dilakukan di rumah sakit selama 25 hari. Setelah pengobatan awal, Ammar pun pulang ke Aceh.

Delapan bulan kemudian, Ammar pun kembali ke RSCM untuk melakukan operasi kateterisasi. Alhamdulillah, operasi berjalan lancar. Begitu juga operasi besar untuk mengobati jantungnya. Memang, setelah operasi besar, ginjal Ammar sempat dipenuhi cairan. Namun untungnya, kondisi ini bisa diatasi dengan cepat. Ammar memang kuat dan penuh semangat untuk segera sembuh dan hidup normal.

Saat dirawat di ruang ICU setelah menjalani operasi, kami sempat menyemangati Ammar agar segera keluar dari rumah sakit. “Biar bisa jalan-jalan ke Taman Safari,” ujar kami. Memang, awal Januari 2016, kami berencana membawa adik-adik dampingan untuk piknik ke sana, dengan bantuan sponsor. Saat itu, Ammar yang masih lemah langsung mengangguk.

Alhamdulillah, tak sampai 3 hari setelah itu, Ammar bisa langsung pulang ke RHVCF. Kini, Ammar hanya menunggu proses pemulihan di rumah singgah ini. Dan tentu saja, sambil menunggu jadwal piknik ke Taman Safari. Selamat, Ammar. Semoga tetap sehat ya!      

Ammar selepas operasi. Lebih segar dan sehat!
Ammar selepas operasi. Lebih segar dan sehat!

source : http://rumah-harapan.com/ammar-yang-kuat

Sofie yang Manis dan Senang Menggambar

Gadis manis berkulit hitam ini namanya Sofyah Nurul Aini. Kami biasa memanggilnya Sofie.

Sofie berusia 11 tahun. Dia mengalami kebocoran jantung sejak berumur 4 bulan. Saat itu sofie mengalami panas tinggi dan menangis yang tiada henti. Bersamaan dengan itu, badan dan tubuhnya berwarna biru. Karena keterbatasan biaya, saat itu orang tua Sofie hanya bisa membawanya ke klinik dekat rumahnya di daerah Cimuncang Kooya, Bandung.

Ayah Sofie memang hanya bekerja sebagai buruh pabrik sabun, sementara ibunya adalah ibu rumah tangga. Jadi tak heran, jangankan untuk berobat, untuk makan sehari-sehari dengan 2 kakaknya saja tak cukup.

Pada umur 7 tahun barulah Sofie dibawa ayah ibunya ke Rumah sakit Hasan Sadikin Bandung. Itu pun dengan uang hasil sumbangan teman-teman ayahnya sebesar Rp2 juta. Menurut mama Sofie, teman-teman ayah Sofie merasa iba melihat penderitaan Sofie.

Sofie dan mama yang setia mendampingi.
Sofie dan mama yang setia mendampingi.

Mereka menilai, Sofie adalah anak yang ceria, senang tersenyum, serta tak bisa diam. Namun keceriaannya ini bisa tiba-tiba hilang jika ia sedang kejang. Ya, jika sudah kelelahan, Sofie bisa langsung kejang. Tubuhnya akan kaku, kuku-kuku dijari lentiknya serta bibirnya juga ikut membiru. Selama tinggal di RHVCF pun, Sofie sangat sering mengalami kejang. Kalau sudah begitu, dengan sigap kakak-kakak sukarelawan akan membawa Sofie ke Rumah Sakit Harapan Kita untuk diperiksa.

Saat umur 8 tahun, pengobatan Sofie diberhentikan karena uangnya sudah habis untuk transportasi dari rumahnya menuju ke Rumah Sakit Hasan Sadikin Bandung. Mamanya merawat Sofie dengan seadanya. Bila sedang mengalami kejang, maka akan dibiarkan begitu saja.

“Saya diamkan, nanti juga kejangnya akan hilang sendiri. Mau gimana lagi, Saya hanya bisa memberikan obatan warung, kalau harus membelikan obat-obatan rumah sakit uang darimana saya,” tutur Mama Sofie dengan logat Bandung yang khas.

Sofie saat kejangnya sudah mereda.
Sofie saat kejangnya sudah mereda.

Baru setelah berumur 10 tahun, Sofie mendapatkan BPJS. Dia melanjutkan pengobatannya, dan sekarang tercatat sebagai salah satu pasien di Rumah Sakit Harapan Kita.

Bagi kakak-kakak yang ingin mengenal Sofie lebih dekat, ajak saja dia untuk menggambar. Soalnya, gadis berlesung pipi ini gemar sekali menggambar, dan hasil gambarnya bagus loh.

Bagus kan, gambarnya Sofie :-)
Bagus kan, gambarnya Sofie :-)

Sekarang ini, Sofie sedang meneruskan pengobatan sekaligus menunggu jadwal operasi. Menurut dokter, Sofie akan melakukan operasi jantung pada Juni 2016. Doakan semoga nantinya operasi Sofie berjalan dengan lancar ya, kakak-kakak…

source : http://rumah-harapan.com/sofie-yang-manis-senang-gambar

Selasa, 24 November 2015

Ternyata Mudah Menurunkan Berat Badan Tanpa Harus Diet

Bahkan beberapa tips menurunkan berat badan ini di antaranya ada kebiasaan makan Rasullulah SAW yang dapat kita tiru.

Dream - Pada umumnya, seseorang akan melakukan diet ketat dan olahraga rutin untuk menurunkan berat badan. Namun, terkadang hasilnya tidak berjalan maksimal dan berat mereka tidak berkurang. Bahkan pada beberapa kejadian, seseorang malah bertambah gemuk karena pola diet dan olahraga yang tidak tepat.
Seperti dilansir dari Boldsky, ada beberapa tips untuk menurunkan berat badan tanpa harus tersiksa kelaparan sepanjang hari. Bahkan beberapa di antaranya ada kebiasaan makan Rasullulah SAW yang dapat kita tiru.
Berikut akan kami hadirkan beberapa trik tepat agar efektif menurunkan berat badan. Sehingga berat badan tetap langsing dengan cara yang sangat sederhana.

1. Menjaga Asupan Cairan Tubuh
Meminum air putih minimal delapan gelas sehari dapat membantu mengeluarkan racun dari tubuh. Selain itu, tubuh juga merasakan manfat lainnya karena tanpa disadari dapat mengurangi jumlah timbangan berat badan.
Ternyata hal merupakan efek samping dari tidak adanya kalori yang terdapat di dalam air. Lalu, kulit pun akan diuntungkan karena menjadi lebih sehat.

2. Hindari Soda
Sebaiknya menghindari soda, karena minuman ini sangat tinggi kalori dan kafein. Mengonsumsi minuman berenergi dan soda hanya akan menambah lingkar pinggang senakin lebar.
Sebaiknya ganti keduanya dengan jus tanpa gula karena sangat efektif untuk menurunkan berat badan.

3. Naik Turun Tangga
Tanpa disadari, kegemukan semakin banyak terjadi diakibatkan oleh kemudahan fasilitas. Berhenti memanjakan diri, dan ganti rutinitas memakai lift dengan menaiki tangga secara manual. Pasalnya, dengan cara ini kalori akan lebih banyak terbakar. Dampak yang paling terasa yaitu di daerah sekitar paha.

4. Berhenti Makan Saat Kenyang
Banyak orang yang cenderung melanjutkan untuk makan atau ngemil meskipun mereka sudah kenyang. Maka, hdist Rasulullah SAW sangat tepat ketika meminta sesorang makan sebelum lapar dan berhenti sebelum kenyang. Hal ini untuk menjaga agar tubuh tidak kelebihan asupan yang hanya akan menambah kalori dan masalah kesehatan lainnya.

5. Menghindari menonton Televisi dalam Waktu Lama.
Sebuah studi telah menunjukan bahwa orang yang menonton tv lebih dari dua jam cenderung lebih gemuk. Dibanding orang-orang yang jarang melihat tv.
Tapi bagi orang-orang yang sudah kecanduan menonton acara tv, sebaiknya tambahkan aktivitas seperti menyetrika atau berjalan di atas treadmill. Sehingga dapat mengurangi duduk lama di atas sofa.

6. Menghindari Stres
Salah satu penyebab berat badan terus bertambah adalah pikiran yang dibebani dengan banyak pikiran. Stres daat mengganggu perubahan hormon dalam tubuh dan cenderung membuat orang tanpa sadar, mengonsumsi lebih banyak makanan yang tidak dibutuhkan tubuh.

7. Hindari Makan Terburu-Buru
Makan secara terburu-buru hanya akan membuat lemak terakulasi di  tubuh tubuh. Hal ini mengingatkan kembali pada ajaran rasulullah yang makan hanya dengan menggunakan tiga jari. Hal ini bertujuan agar dapat mengunyah dengan rileks dan hasilnya baik untuk pencernaan.
Selain itu, usahakan untuk makan pada piring yang kecil, sehingga terhindar makan dengan porsi besar.

sumber : http://www.dream.co.id/fresh/ternyata-mudah-menurunkan-berat-badan-tanpa-harus-diet-1511217.html

Jumat, 21 Agustus 2015

kamu dan masa lalu

Musim telah berlalu dan tahunpun telah berganti, tapi sosokmu dihatiku tak akan pernah tergantikan oleh siapapun. Entah membutuhkan waktu berapa lama lagi hanya membuatku lupa akan sosokmu. Padahal sosokmu kini telah berbahagia dengan seseorang yang kamu cintai dan mencintai kamu juga.

Kamu tau, aku hancur ketika aku tau kamu telah mendapatkan penggantiku. Padahal aku belum mendapatkan penggantimu. Secepatkah itu kamu melupakanku? Begitu banyak pertanyaan yang muncul didalam otakku.

Apa dulu saat kamu bersamaku kau bahagia? Apa dulu kau mencintaiku seperti aku mencintaimu? Apa dulu kau begitu kuatir saat aku tak ada disampingmu? Atau bahkan apa kamu peduli saat waktu itu tiba-tiba hilang dari hari-harimu?

Seolah pertanyaan itu tak mendapatkan jawaban, hanya bisu dan suara angin ketika aku mempertanyakan pertanyaan itu. Hanya rumput yang selalu bergoyang mendengarkan semua keluh kesahku tentang kamu. hanya bintang yang setia menemani sang malam dan tak bosan memperlihatkan keindahannya dan menjadi penghias malam hari.

Aku hanya bisa berharap dan berdoa suatu saat nanti kamu tau dan merasakan apa yang aku rasakan saat ini. Aku hanya manusia yang hanya berharap. Harapan yang konyol, seperti nobita yang mempunyai sahabat doraemon yang mempunyai alat-alat canggih yang bisa mengabulkan semua kemauannya nobita dan berharap semua itu akan hadir didunia nyata bukan cuma dunia kartun saja.

Cinta ini hanya bisa dipendam tanpa ada yang tau bagaimana susahnya aku mencintaimu. Kamu yang selalu hadir dengan senyumnya yang merekah, selalu menyapa dalam diam dan tersenyum secara perlahan. Kamu hadir dibayang-bayanng dan aku hanya bisa menerka-nerka apa itu benar sosok kamu? Kamu yang tak nyata hanya siluet hitam yang datang seperti angin yang berhembus. Aku merasakan kehadirannya namun tak bisa melihat dan memegangnya walau hanya sesaat.

tapi aku bahagia bisa mencintaimu dengan sederhana. dengan diam dan dengan kesederhanan yang aku punya. aku bangga bisa memilikimu walau hanya sesaat. tuhan telah berbaik hati telah memberikanku kesempatan ini. aku tak pernah mau menyia-nyiakan kesempatan Tuhan yang telah aku berikan padaku.

Terima kasih telah menjadi penyemangatku, terima kasih telah sudi mampir dikehidupanku yang kelam ini, terima kasih atas semua kasih sayang dan cinta yang telah kau berikan padaku dan terima kasih atas kenang-kenangan yang telah kau beri. Ijikan aku untuk menyimpan semua itu, biarkan aku menyimpan semua itu sendiri dan mengenang untukku sendiri.

Dan aku hanya bisa menyimpan sosokmu dikotak masa laluku. Aku hanya ingin menyimpan dikotak tanpa mau membukanya kembali aku hanya ingin mengintip tanpa mau membuka semua kenangan itu. Mengintip agar aku bisa belajar dari kesalahan masa lalu bersamamu agar aku tak terluka dan jatuh lebih dalam lagi.

Kamis, 20 Agustus 2015

akhir sebuah kisah

Hai kamu apa kabar? Kamu dimana sekarang? Sedang apa? Itu pertanyaan yg ada didalam otakku sekarang. Dan masih banyak pertanyaan lainnya yang tak pernah bisa aku ungkapkan. Kamu seolah menghilang tanpa jejak, kamu berubah menjadi sosok yg tak aku kenal, kamu berubah drastis dari pertama kamu mendekatiku

Dulu kamu begitu hangat, tatapan kamu penuh dengan cinta dan kasih sayang. Senyum dan tawamu begitu tulus yang kamu berikan untukku. Candamu yang menjadi candu untukku yang selalu ingin aku lakukan ketika bersamamu. Pelukan hangatmu yang selalu aku rindukan yang seolah-olah menjadi obat dan bisa membuatku tenang. Aroma tubuhmu yang menjadi aroma terapi untukku dan selalu membuat ketagihan untuk selalu ku hirup, aroma tubuhmu bagaikan oksigen ketika udara disekitarku mulai menipis

Jujur aku baru kali ini merasakan cinta yang berbeda ketika berada disampingmu. Kau membuatku bisa menjadi diriku sendiri dan menjadi nyaman ketika bersamamu. Kamu bisa merubah duniaku yang semula abu-abu menjadi penuh warna.

Banyak sekali mimpi yang ingin kita ciptakan dimasa depan, banyak rencana yang kita rencakan tapi semua hilang seketika seperti abu arang yang ditiup. bbuuurrrr hilang seketika entah terbang kemana. Membaur dengan udara disana dan hilang tak berbekas.

Apa kamu tau rasakan jadi posisiku sekarang? Apa kamu pernah menjadi seseorang yang kehilangan tonggaknya, yang tak tahu harus melangkah kemana?

Bingung, itu satu kata yang terlintas dalam benakku sekarang. Galau dan bimbang yang menjadi pilihanku sekarang. Kamu seolah-olah memberiku pilihan. Pilihan yang sebenernya tak ingin aku pilih.

Pilihan pertama aku bertahan denganmu sekarang tapi tanpa kejelasan sama sekali dan hanya bisa menunggu sampai saatnya kamu muncul kembali kepermukaan, atau pilihan kedua aku pergi dari hidupmu dengan membawa berjuta pertanyaan yang tak pernah aku dapatkan jawabannya karena kamu tak pernah memberiku celah untuk bisa mengajukan semua pertanyaanku itu.

Aku benci dengan semua pilihanmu itu, pilihanmu itu tak pernah bisa membuatku tenang akhir-akhir ini. Kamu sudah sebulan lebih tak ada kabar. kamu tak bisa aku temui. Bahkan pertemuan terakhir kita itu seolah-olah kamu menjadi wujud oarang alin yang tak pernah aku inginkan entah alasan dan argument apa yang kamu gunakan sampai kamu menjadi seperti ini.

Sebelum kita lost contact ini kita sempet berhubungan seperti minum obat sehrai 3x itupun hanya bertanya kabar, kamu dimana dan segala pesan yang cuma aku bisa curahkan tanpa berkurang sedikitpun rasa sayang dan cinta aku ke kamu.

Pada akhirnya aku bingung sendiri dan minta ketemuan sama kamu, karena baru pertama kali kamu bersikap seperti ini, dan kamupun menyanggupi pertemuan itu karena kamu tak sibuk pada saat itu dan kebetulan kamu juga sedang mengerjakan project dikantor kamu yang baru.

" kamu kenapa sih ngking? Kamu baik-baik aja kan? kok kamu kaya gini ditelp sekarang jarang ngangkat di bbm balesnya lama hhuuffttt aku kuatir tau nging" aku bertanya dengan muka yang penuh dengan tanda tanya dan dicampur dengan rasa kuatir.

"Aku ngga apa-apa mbul, aku berubah? Emang aku power ranger yang bisa berubah sewaktu-waktu, aku ga pernah berubah aku hanya jenuh dan capek aja, just it" Kamu menjawab tanpa melihat kemukaku dan fokus dengan laptopmu. seolah-olah laptopmu itu jauh lebih menarik daripada menatap mukaku.

"jenuh? capek?" aku mengulang kata-kata dia dan seolah-olah itu menjadi pertanyaanku

"iya" jawabmu singkat

"kamu jenuh dengan apa? jenuh denganku? atau yang lain? kamu capek? capek karena sikapku yang selalu bawel dan menuntut kamu seperti ini seperti itu atau kamu capek menjadi seseorang yang berada disampingku? atau capek karena hal lain?" tiba-tiba aku berubah menjadi wanita yang suka dengan hal drama. Jujur itu hanya luapan pertanyaan yang ada diotakku saat itu dan tiba-tiba saja terucap tanpa bisa terkontrol.

"Kamu itu ngomong apa sih? Aku ngga papa mbul, kamu ngaga usah jadi drama queen gitu dong, aku cuma jenuh dan capek karena kerjaan aku aja. Kamu itu ya pikirannya yang ngga-ngga. Kamu kan tau aku mau resign dan pindah kekantor baru, nah yang ditempat kerjaan lama aku harus nyelesaiin kerjaan aku dulu yang udah aku rancang selama sebulan. Solanya juga banyak user yang harus ditangani sama aku sendiri, belum lagi kalo ada user yang complaint gara-gara sistemnya down dan aku harus kesana, kamu kan tau kerjaan aku disana kaya apa. Dan ditempat yang baru aku dituntut untuk bikin apa aja yang harus diperbaiki disana jadi aku bikin SAPnya. Dan itu cukup menguras tenaga dan pikiran aku. Jadi jangan pikir yang macem-macem ya mbul" dia menatapku secara intens dalam dan lama seolah-olah ingin menunjukan semuanya kejujuran yang dia ucapkan.

Aku cuma bisa diam dan menatap semua yang dia lakukan hari ini. Tapi entah kenapa jawaban kamu itu tak membuat aku tenang, karena pada akhirnya hubungan kitalah yang menjadi korbannya.

Kamu lebih memilih mundur daripada tetap disampingku dan berjuang maju bersamaku, bersama hubungan kita. Kamu pergi dari hidupku dengan membawa pergi cintaku. 

Asal kamu tahu saat kamu pergi, saat itu pula separuh jiwaku pergi

Selasa, 12 Mei 2015

prolog

Langitpun berduka seolah dia tau bagaimana perasaan orang-orang yang ditinggalkannya. Air hujan mengalir dengan derasnya dari langit begitu pula air mata ini yang tak berhenti mengalir dari mata ini. Bahkan air mata ini sudah mengucur dari seminggu lalu ketika kejadian mengerikan itu merenggutmu dari orang-orang yg menyayangimu.

Kalau boleh jujur aku belum siap kehilangan kamu untuk selama-lamanya bahkan kali ini aku benar-benar kehilanganmu, aku tak tahu harus cara apalagi yang aku gunakan agar aku bisa bangkit lagi, luka yang dulu kamu tinggalkan saja belum kering benar dan kini sudah kamu berikan luka lagi, bahkan luka ini kamu beri tetesan air cuka. perihnya sampai ke akar-akarnya.

Tuhan kenapa engkau merenggutnya dari kami? Kenapa tak kau izinkan aku bersamanya, bahkan kesempatan dulu yang kau berikan kurang untukku atau itu sebuah pertanda kalau sebenernya dia akan meninggalkanku? Lalu aku harus bersikap seperti apa lagi Tuhan untuk menghadapi semua ini? Kehilangan dia seperti sebagian dari hati dan jiwakuhilang dibawa dia dibawah batu nisan yang tertulis jelas namanya "Nufis Nugraha Admaja bin Surya Nugraha Admaja"
 

Blogger news

Blogroll

About